Posts

UANG KOIN 10 SEN EMISI 1951

Koin Republik Indonesia ini berbentuk bulat pipih dan terbuat dari bahan aluminium yang ringan. Diameter koin sekitar 23 mm,  ketebalan kurang lebih 2 mm, dan berat sekitar 1,7 gram . Permukaannya menampilkan relief tulisan dan gambar yang dicetak menonjol, sehingga unsur visual dan simboliknya tampak jelas meskipun ukurannya relatif kecil. Pada sisi depan ( obverse ) terdapat lambang negara Garuda Pancasila yang ditempatkan sebagai pusat komposisi. Di bagian atas tertera teks “Indonesia” dalam aksara Arab-Melayu (Jawi). Sementara itu, pada sisi belakang (reverse ) terdapat tulisan melingkar “INDONESIA” di bagian atas dan angka tahun “1951” di bagian bawah yang diapit oleh empat simbol bunga kecil, masing-masing dua di sisi kiri dan kanan. Di bagian tengah tercantum nilai nominal “10 SEN” dengan latar belakang dekorasi geometris. Pada bagian bawah nilai nominal terdapat simbol caduceus sebagai tanda percetakan dari Koninklijke Nederlandse Munt di Utrecht, serta simbol ikan seba...

UANG KOIN 5 SEN EMISI 1951 (06.913)

Koin ini berbentuk bulat pipih dengan lubang di bagian tengah dan terbuat dari aluminium. Diameter koin sekitar 18 mm, ketebalan kurang lebih 1,3 mm, dan berat sekitar 0,56 gram. Permukaannya menampilkan relief tulisan dan gambar yang dicetak menonjol. Lubang di tengah menjadi ciri khas desainnya, berfungsi untuk menghemat bahan logam sekaligus memudahkan penyimpanan dengan cara dirangkai menggunakan tali. Pada sisi depan ( obverse ) terdapat tulisan “INDONESIA 1951” di bagian atas dan “5 SEN” di bagian bawah, disertai gambar tangkai padi yang melengkung di kiri dan kanan lubang sebagai lambang kemakmuran. Di dekat angka “5” terdapat dua tanda kecil, yaitu simbol caduceus sebagai mintmark dari Koninklijke Nederlandse Munt di Utrecht serta simbol ikan sebagai mintmaster mark dari Dr. J.W.A. van Hengel. Pencetakan di Belanda dilakukan karena pada masa itu Indonesia belum memiliki fasilitas percetakan uang logam sendiri. Pada sisi belakang ( reverse ) tertera tulisan aksara Arab-Melay...

UANG KOIN 1 GULDEN EMISI 1928 (06.1016)

Koin ini merupakan mata uang utama dari Kerajaan Belanda pada awal abad ke-20. Secara fisik, koin berbentuk bulat pipih dengan tepi rata dan dibuat dari bahan utama perak. Diameter koin sekitar 28 mm dengan berat standar kurang lebih 10 gram, sesuai dengan standar uang perak yang berlaku pada masa itu. Permukaannya menampilkan relief tulisan dan gambar yang dicetak menonjol dengan teknik tinggi, mencerminkan kualitas produksi percetakan uang logam negara. Pada sisi depan ( obverse ) terpahat profil Wilhelmina menghadap ke kiri. Di sekelilingnya terdapat tulisan melingkar berbunyi “WILHELMINA KONINGIN DER NEDERLANDEN” yang menegaskan kedudukannya sebagai Ratu Belanda. Potret resmi ini menjadi ciri khas koin gulden pada masa pemerintahannya dan berfungsi sebagai simbol legitimasi monarki. Sisi belakang ( reverse ) menampilkan lambang negara Belanda berupa singa bermahkota yang memegang pedang dan anak panah di dalam perisai. Di bagian bawah tertera nominal “1 G” dan angka tahun “1928”, ...

UANG KOIN 5 SEN EMISI 1962 (06.1147)

Koin ini merupakan uang logam pecahan 5 Sen yang termasuk dalam Seri Sukarno dan diterbitkan pada era Demokrasi Terpimpin di bawah kepemimpinan Sukarno . Secara fisik, koin berbentuk bulat pipih dengan tepi rata tanpa gerigi. Bahan pembuatannya adalah aluminium sehingga bobotnya ringan, dengan diameter sekitar 20,8 mm dan berat standar kurang lebih 1,27 gram. Permukaan koin menampilkan relief tulisan dan gambar yang dicetak menonjol dari bidang dasarnya. Pada sisi depan ( obverse ) terpahat profil samping Presiden Sukarno yang mengenakan peci sebagai simbol identitas nasional. Di sekeliling gambar tersebut terdapat tulisan melingkar berbunyi “PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA * SUKARNO*”. Komposisi ini menegaskan kedudukan kepala negara sekaligus memperlihatkan penegasan simbol kedaulatan Republik Indonesia melalui figur presiden yang sedang menjabat. Pada sisi belakang ( reverse ) tertera nominal “5 SEN” dan angka tahun “1962” sebagai penanda masa emisi. Di bagian tepi terdapat hiasan rang...

UANG KOIN 2½ SEN EMISI 1920 (06.917 & 06.918)

Koin 2½ Sen (2½ Cent) merupakan uang logam yang diterbitkan oleh pemerintah kolonial Pemerintah Hindia Belanda. Secara fisik, koin ini berbentuk bulat pipih dengan tepi rata tanpa gerigi. Bahan pembuatannya adalah tembaga, sehingga permukaannya memperlihatkan warna cokelat kemerahan yang khas. Diameter koin sekitar 31 mm dengan berat standar kurang lebih 12,5 gram. Seluruh tulisan dan gambar dicetak dalam bentuk relief yang menonjol dari bidang dasar koin, memperlihatkan teknik pencetakan logam yang presisi pada masanya. Pada sisi muka ( obverse ) tertera lambang negara Kerajaan Belanda berupa singa bermahkota yang memegang pedang dan sekumpulan anak panah di dalam perisai. Di sekelilingnya tercantum tulisan “NEDERLANDSCH INDIE”, angka tahun “1920” sebagai penanda tahun emisi, dan nilai nominal “2½ CENƬ” pada bagian bawah. Selain identitas negara, terdapat dua simbol kecil yang sarat makna di kanan dan kiri bawah perisai.   Mintmark berada di sebelah kanan perisai berupa gambar ca...

UANG KOIN 50 SEN EMISI 1952 (06.911 & 06.912)

  Koin 50 Sen merupakan uang logam yang diproduksi dengan material tembaga-nikel ( cupronickel ) sehingga memiliki warna perak keabu-abuan yang khas dan ketahanan yang baik terhadap korosi. Secara fisik, koin ini berbentuk bulat pipih dengan diameter sekitar 20 mm, berat kurang lebih 3 gram, dan bagian tepi yang dibuat bergerigi. Pada sisi muka ( obverse ), koin menampilkan profil wajah Pangeran Diponegoro yang menghadap ke kiri dengan relief menonjol. Di sisi kiri terdapat tulisan "DIPA NEGARA", sementara di sisi kanan terdapat tulisan serupa dalam aksara Jawi (Arab-Melayu). Baliknya, pada sisi belakang ( reverse ), tertera tulisan "INDONESIA" di bagian atas, nominal "50 SEN" di tengah yang dihiasi motif garis bergelombang, serta tahun emisi "1952" di bagian bawah yang diapit oleh empat kuntum bunga kecil. Meskipun dicetak di Utrecht, Belanda oleh Koninklijke Nederlandse Munt , koin ini sepenuhnya diperuntukkan bagi sirkulasi ekonomi domestik In...

UANG KOIN 2 RUPIAH EMISI 1970 (06.971)

  Koin 2 Rupiah merupakan uang logam yang diterbitkan oleh Bank Indonesia pada tahun 1970. Secara fisik, koin ini berbentuk bulat pipih dengan tepi rata (tanpa gerigi). Bahan pembuatannya adalah aluminium sehingga berwarna putih keperakan dan memiliki bobot yang relatif ringan. Diameter koin sekitar 26 mm dengan berat kurang lebih 2 gram. Relief tulisan dan gambar dicetak menonjol dari permukaan dasar koin. Pada sisi muka ( obverse ), tertera tulisan “BANK INDONESIA” yang melingkar mengikuti tepian bagian atas. Di bagian tengah terdapat angka nominal besar “2”. Pada bagian bawah tercantum tulisan “RUPIAH” dan angka tahun “1970” sebagai penanda tahun emisi. Dua ornamen berbentuk bintang kecil ditempatkan di kiri dan kanan bagian bawah sebagai elemen dekoratif. Sementara itu, pada sisi belakang ( reverse ) tercantum tulisan “Rp” dan angka “2” dalam ukuran besar yang dikelilingi hiasan motif flora berupa rangkaian bunga dan daun yang tersusun melengkung mengikuti bidang koin. Motif...