Posts

UANG KERTAS 50 RUPIAH 1948 SERI ORIDA

  No. Inv. : 06.1064 Uang kertas ini memiliki bentuk persegi panjang dengan orientasi horizontal dan berdimensi kurang lebih 147x80  mm. Secara visual, tampilan fisik uang ini didominasi oleh warna cokelat tua dengan latar belakang pola garis-garis kuning yang khas. Tata letak unsur-unsur grafisnya disusun secara simetris dengan komposisi bidang yang seimbang, mencerminkan karakteristik uang darurat pada masa awal kemerdekaan. Sebagai instrumen pengaman, terdapat nomor seri yang terdiri atas kombinasi lima angka dan tiga huruf yang berfungsi sebagai penanda keaslian sekaligus alat pengendali jumlah uang yang beredar. Pada sisi depan atau obverse , tercantum identitas negara "REPUBLIK INDONESIA", penyebut nilai nominal "LIMA PULUH RUPIAH", serta keterangan wilayah "PROPINSI SUMATERA". Di sisi kiri nilai nominal, terdapat teks "TANDA PEMBAJARAN JANG SAH", sementara di sisi kanan tertera keterangan jabatan "GUBERNUR SUMATERA" yang disertai...

UANG KERTAS 10 RUPIAH 1947 SERI ORIDA

No. Inv. : 06.1063 Uang kertas ini berbentuk persegi panjang dengan orientasi horizontal dan berukuran kurang lebih 133 × 74 mm. Secara visual, tampilannya didominasi warna cokelat kemerahan dengan teknik cetak yang menampilkan detail ornamen halus dan dekoratif. Nomor seri pada uang terdiri atas kombinasi lima angka dan tiga huruf yang berfungsi sebagai penanda keaslian sekaligus alat pengendali jumlah uang yang beredar. Tata letak unsur-unsurnya tersusun simetris dengan komposisi bidang yang seimbang, mencerminkan karakter uang darurat pada masa awal kemerdekaan. Pada sisi depan ( obverse ) tercantum teks utama “TANDA PEMBAJARAN JANG SAH” serta nominal “SEPULUH RUPIAH”. Ejaan yang digunakan masih mengikuti Ejaan Republik (Ejaan Soewandi) yang berlaku pada masa itu. Di bagian bawah tertera keterangan tempat dan tanggal emisi, yakni “BUKITTINGGI, 17-8-1947”.  Tepat di bagian bawah, tertera tanda tangan Mr. Teuku Muhammad Hasan selaku Gubernur Sumatra. Identitas penerbit ditegaskan ...

UANG KERTAS 100 ROEPIAH 1944 "PEMERINTAH DAI NIPPON"

Image
Tampak Depan Tampak Belakang No. Inv.: 06.1029 Uang kertas ini berbentuk persegi panjang horizontal dengan ukuran sekitar 175 × 86 mm. Proses pencetakannya menggunakan teknik cetak tinggi dengan tambahan pola guilose sebagai unsur pengaman sederhana. Pada sisi depan ( obverse ), warna yang mendominasi adalah ungu kecokelatan. Bagian atas uang memuat teks utama "PEMERINTAH DAI NIPPON", sementara nilai nominal "SERATOES ROEPIAH" tertera dengan jelas di bagian tengah, didampingi angka nominal "100" pada setiap sudutnya. Ilustrasi latar menggambarkan panorama pedesaan berupa rumah panggung, pohon kelapa, dan vegetasi tropis. Kode seri "SO" tercetak di kiri dan kanan. Pada bagian bawah terdapat tulisan Kanji Jepang  Dai Nippon Teikoku Seifu  (大日本帝國政府) yang bermakna "Pemerintah Kekaisaran Jepang Besar" sebagai penegasan otoritas penerbitnya. Sisi belakang ( reverse ) didominasi warna cokelat kemerahan. Ilustrasi utamanya menggambarkan seorang...

UANG KERTAS 10 ROEPIAH 1943 "DAI NIPPON TEIKOKU SEIHU"

Image
Tampak Depan Tampak Belakang No. Inv. : 06.794 Uang kertas ini berbentuk persegi panjang horizontal dengan ukuran kurang lebih 159 × 77 mm. Proses pencetakannya menggunakan teknik cetak tinggi ( letterpress ) dengan tambahan ornamen garis halus (guilose) sebagai unsur pengaman visual. Pada sisi depan ( obverse ) tampak warna dominan cokelat kemerahan. Terdapat teks utama dalam bahasa Jepang berbunyi “DAI NIPPON TEIKOKU SEIHU” yang berarti “Pemerintah Kekaisaran Jepang Besar”. Angka nominal “10” tercetak pada sudut kanan atas dan kiri bawah. Pada bagian bawah tengah terdapat teks aksara Kanji berbunyi 府政國帝本日大 (Dai Nippon Teikoku Seifu). Ilustrasi utama menampilkan figur penari Wayang Orang yang sering diidentifikasi sebagai tokoh Gatotkaca, lengkap dengan mahkota dan busana tradisional. Kode seri “SL” berwarna merah tercetak pada bidang depan; huruf pertama “S” merupakan kode wilayah Sumatra atau Hindia Belanda dalam sistem administrasi pendudukan Jepang, sementara huruf berikutnya ...

UANG KERTAS 5 GULDEN 1942 "DE JAPANSCHE REGEERING"

Image
  Tampak Depan Tampak Belakang No. Inv. : 06.1003 Uang kertas ini memiliki bentuk fisik persegi panjang horizontal dengan dimensi ukuran sekitar 135x65 mm dan diproduksi menggunakan teknik cetak tinggi. Secara visual, uang tersebut didominasi oleh warna hijau pada kedua sisinya. Pada bagian tengah sisi depan, terdapat teks utama dalam bahasa Belanda yang berbunyi “DE JAPANSCHE REGEERING BETAALT AAN TOONDER VIJF GULDEN”, yang bermakna "Pemerintah Jepang membayar kepada pembawa lima gulden". Desain ini diperindah dengan ilustrasi pohon kelapa di sebelah kiri dan pohon pepaya di sebelah kanan sebagai simbol kekayaan alam wilayah Indonesia. Sementara itu, angka nominal “5” tertera pada keempat sudut uang. Pada bagian bawah tengah sisi depan, tercantum kode blok atau seri “S G”. Huruf “S” merujuk pada wilayah Sumatra atau secara umum untuk wilayah "South" (Hindia Belanda), sedangkan huruf “G” merujuk pada urutan blok cetakan atau identitas pabrik pencetak spesifik. Tepat...

CERANA (06.45/2016)

Image
Cerana ini terbuat dari bahan kuningan dengan bentuk  persegi panjang. Bagian atasnya dilengkapi penutup (tutup) yang dapat diangkat, dengan bentuk bertingkat (berundak) dan tepi melebar ke luar. Permukaan tutup dihiasi ukiran atau pahatan bermotif floral dan geometris yang tersusun simetris, dengan ornamen menyerupai sulur-suluran dan bunga di bagian tengah. Hiasan tersebut dibuat dengan teknik ukir atau cetak tekan pada logam.  Bagian badan kotak tampak sedikit meruncing ke bawah, dengan dinding sisi yang dihiasi relief motif sulur atau tumbuhan yang memanjang secara horizontal. Pada bagian bawah terdapat kaki penyangga pendek berbentuk lengkung, sehingga kotak tidak langsung menempel pada permukaan alas.  Secara fungsional, cerana ini digunakan sebagai wadah untuk menyimpan kelengkapan makan sirih, seperti daun sirih, pinang, kapur, gambir, dan tembakau. Berdasarkan bentuk dan gaya hiasannya, cerana ini diperkirakan dibuat pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20 M...

UANG KERTAS 5 RUPIAH 1947 SERI ORIDA

Image
Tampak Depan Tampak Belakang No. Inv. : 06.1062 Uang kertas ini berbentuk persegi panjang dengan orientasi horizontal dan berukuran kurang lebih 130 × 75 mm. Secara visual, tampilannya didominasi warna ungu kecokelatan  dengan teknik cetak yang menampilkan detail ornamen halus dan dekoratif . Nomor seri terdiri atas lima angka dan tiga huruf yang tercetak merah sebagai penanda keaslian serta pengendalian administrasi peredaran. Pada sisi depan ( o bverse ) tercantum teks utama “TANDA PEMBAJARAN JANG SAH BERLAKU UNTUK DAERAH RIAU” serta nominal “LIMA RUPIAH”. Terdapat pula keterangan tempat dan tanggal emisi, yaitu “BUKITTINGGI, 17-12-1947”. Di bagian bawah tertera tanda tangan Mr. Teuku Muhammad Hasan selaku Gubernur Sumatera di atas tulisan “GUBERNUR SUMATERA” dan nama penerbit “REPUBLIK INDONESIA PROPINSI SUMATERA”. Ilustrasi utama berupa figur penari wayang wanita yang ditempatkan di sisi kiri bidang uang. Angka nominal “5” dicantumkan pada sisi kanan serta pada keempat sudut se...