UANG KERTAS 5000 RUPIAH 1968 SERI SOEDIRMAN
![]() |
| Tampak Depan |
![]() |
| Tampak Belakang |
Ukuran : 155 mm x 77 mm
Emisi : 1968
Pengaman : Tanda air Pangeran Diponegoro
Masa Peredaran : 1970 sampai dengan 1976
Uang kertas ini memiliki bentuk persegi panjang dengan orientasi horizontal, didominasi oleh warna hijau toska dan kebiruan yang dicetak pada kertas khusus. Kualitas cetaknya sangat diperhatikan dengan menggunakan kombinasi teknik yang canggih, yakni terdiri dari cetak offset untuk latar belakang, cetak intaglio (cetak dalam) yang memberikan tekstur timbul nan khas pada gambar utama dan ornamen penting, serta cetak tinggi (letterpress) yang tajam untuk pencetakan nomor seri.
Pada sisi depan (obverse), uang kertas ini menampilkan potret legendaris Jenderal Besar Soedirman yang mengenakan blangkon dan seragam militer pada sisi kiri sebagai elemen visual utama. Di bagian tengah atas, terdapat lambang negara Garuda Pancasila yang mempertegas identitas nasional. Otoritas penerbit ditegaskan melalui teks "BANK INDONESIA" tepat di bawah lambang negara, yang diikuti oleh keterangan nominal "LIMA RIBU RUPIAH", tahun emisi "1968", serta teks "DIREKSI". Sisi ini juga memuat tanda tangan resmi Gubernur dan Direktur Bank Indonesia, dengan atribusi kepada perancang "M. SADJIROEN DEL." di tepi bawah kiri dan pencetak "P.N. PERTJETAKAN KEBAJORAN. IMP" di tepi bawah kanan. Angka nominal "5000" pun tercetak dengan jelas di keempat sudut bidang uang.
Pada sisi belakang (reverse), uang ini menampilkan visual Pabrik Petrokimia dengan latar belakang perbukitan dan pepohonan, melambangkan kemajuan industri tanah air. Seluruh permukaan sisi ini dihiasi oleh ornamen geometris dan pola garis guilose yang rumit untuk menjaga aspek keamanan dan estetika. Angka nominal "5000" ditempatkan secara strategis di tiga titik, yaitu sudut kiri atas, sudut kanan atas, dan sudut kanan bawah. Sebagai bentuk perlindungan hukum bagi alat pembayaran sah ini, bagian kanan bawah menyertakan teks peringatan mengenai sanksi bagi pemalsu uang. Keamanan peredaran uang ini ditunjang oleh nomor seri unik yang terdiri dari kombinasi dua huruf dan enam angka.
Diterbitkan oleh Bank Indonesia, uang kertas Seri Soedirman ini merupakan representasi visual dari semangat industrialisasi dan pembangunan nasional pada masa awal Orde Baru. Dicetak di Jakarta dan ditandatangani oleh Drs. Radius Prawiro selaku Gubernur Bank Indonesia serta Soeksmono B. Martokoesoemo selaku Direktur, penerbitan uang ini mencerminkan kedaulatan ekonomi sekaligus bentuk penghormatan tertinggi kepada pahlawan nasional. Secara keseluruhan, seri ini menjadi simbol dari stabilitas baru dan dimulainya era pembangunan terencana di Indonesia setelah melewati masa transisi politik yang dinamis.
%205000%20RUPIAH%20SERI%20SOEDIRMAN%201968%20a.jpg)
%205000%20RUPIAH%20SERI%20SOEDIRMAN%201968%20b.jpg)
Comments
Post a Comment