UANG KERTAS 500 RUPIAH 1968 SERI SOEDIRMAN
![]() |
| Tampak Depan |
![]() |
| Tampak Belakang |
Emisi : 1968
Pengaman : Tanda air Garuda Pancasila
Masa Peredaran : 1969 sampai dengan 1978
Uang kertas ini memiliki bentuk persegi panjang dengan orientasi horizontal, didominasi oleh warna hijau kekuningan yang dicetak pada kertas khusus. Kualitas cetaknya sangat diperhatikan dengan menggunakan kombinasi teknik yang canggih, yakni terdiri dari cetak offset untuk latar belakang, cetak intaglio (cetak dalam) yang memberikan tekstur timbul nan khas pada gambar utama dan ornamen penting, serta cetak tinggi (letterpress) yang tajam untuk pencetakan nomor seri.
Pada sisi depan (obverse), uang kertas ini menampilkan potret legendaris Jenderal Besar Soedirman yang mengenakan blangkon dan seragam militer pada sisi kiri sebagai elemen visual utama. Di bagian tengah atas, terdapat lambang negara berupa perisai berisi lima simbol sila Pancasila yang diletakkan secara simetris. Otoritas penerbit ditegaskan melalui teks "BANK INDONESIA" tepat di bawah perisai, yang diikuti oleh keterangan nominal "LIMARATUS RUPIAH", tahun emisi "1968", serta teks "DIREKSI". Sisi ini juga memuat tanda tangan resmi Gubernur dan Direktur Bank Indonesia, dengan atribusi kepada perancang "M. SADJIROEN DEL." di tepi bawah kiri dan pencetak "P.N. PERTJETAKAN KEBAJORAN. IMP" di tepi bawah kanan. Angka nominal "500" pun tercetak dengan jelas di keempat sudut bidang uang.
Pada sisi belakang (reverse), uang ini menampilkan visual aktivitas pekerja di pabrik pemintalan benang atau tekstil, yang secara simbolis merepresentasikan elemen "Sandang" dalam pembangunan nasional. Permukaan sisi ini dihiasi oleh ornamen stilasi topeng dan motif spiral dekoratif, dipadu dengan pola guilose dan garis lengkung kompleks yang mengisi bidang bawah uang. Angka nominal "500" ditempatkan di sudut kiri atas dan sudut kanan bawah sebagai penegasan nilai uang. Sebagai bentuk perlindungan hukum bagi alat pembayaran sah ini, bagian kiri bawah menyertakan teks peringatan mengenai sanksi bagi pemalsu uang. Keamanan peredaran uang ini ditunjang oleh nomor seri unik yang terdiri dari kombinasi tiga huruf dan enam angka.
Diterbitkan oleh Bank Indonesia, uang kertas Seri Soedirman ini merupakan representasi visual dari semangat industrialisasi dan pembangunan nasional pada masa awal Orde Baru. Dicetak di Jakarta dan ditandatangani oleh Drs. Radius Prawiro selaku Gubernur Bank Indonesia serta Soeksmono B. Martokoesoemo selaku Direktur, penerbitan uang ini mencerminkan kedaulatan ekonomi sekaligus bentuk penghormatan tertinggi kepada pahlawan nasional. Secara keseluruhan, seri ini menjadi simbol dari stabilitas baru dan dimulainya era pembangunan terencana di Indonesia setelah melewati masa transisi politik yang dinamis.
%20500%20RUPIAH%20SERI%20SOEDIRMAN%201968%20a.jpg)
%20500%20RUPIAH%20SERI%20SOEDIRMAN%201968%20b.jpg)
Comments
Post a Comment