KERAJINAN TEKAT
Kerajinan tekat merupakan kerja seni yang dituangkan pada sebidang kain melalui teknik sulaman. Perkembangan tekat dari masa ke masa mendapat pengaruh kuat dari sistem religi masyarakat. Hal ini terlihat dari bentuk-bentuk seni yang dipengaruhi oleh kepercayaan animisme, masuknya Hindu dan Buddha dari India, dan kemudian dengan datangnya Agama Islam. Sebagai hasil dari proses akulturasi kebudayaan, motif-motif tekat di daerah Riau memiliki unsur-unsur ragam hias yang sama dengan daerah lainnya, termasuk pengaruh tradisi Neolithikum. Unsur ragam hias ini berevolusi; pada periode Hindu menggunakan flora dan fauna yang terhubung dengan kepercayaan, disusul dengan unsur tubuh binatang seperti naga, dan kemudian dominasi gambar daun dan bunga setelah masuknya Agama Islam.
Teknologi pembuatan kerajinan tekat ini diperkirakan berasal dari luar Nusantara dan disebarkan melalui pedagang atau musafir. Tekniknya masih dikerjakan secara tradisional tanpa perubahan peralatan signifikan, yaitu menggunakan meja kayu (Pamedang) dan tanpa alat mesin. Pengrajin tekat umumnya terdiri dari kaum perempuan dari berbagai usia, mulai dari gadis remaja, dewasa, hingga orang tua, menegaskan peran sentral perempuan dalam melestarikan seni ini. Proses pembuatan tekat dibagi menjadi empat tahap utama: pembuatan motif, penggulungan benang emas, menekat motif, dan penjahitan kain.
Bahan-bahan yang digunakan dalam tekat sangat spesifik, meliputi kain dasar (seperti beludru, sutra, atau songket), benang emas dan benang biasa, gim (kawat logam mengkilat), kertas perada, serta berbagai jenis kertas dan manik-manik. Peralatan utamanya mencakup meja berlubang (Pamedang), penggulung benang (Cuban) dari bambu, alat pemutar gulungan benang (Rahat), jarum tangan, serta gunting. Kerajinan tekat Riau memiliki beberapa macam, seperti Tekat Perada, Tekat Kelingkan, dan Tekat Manik-Manik. Kerajinan ini banyak digunakan dalam fungsi-fungsi adat yang krusial, seperti hiasan pada pelaminan, perlengkapan pengantin, perlengkapan upacara perkawinan, serta hiasan untuk rumah tangga dan upacara adat lainnya.
Comments
Post a Comment