PENAMPI BERAS


No. Inv. : 03.1529/2016

Penampi beras, yang juga dikenal sebagai nyiru atau tampah, merupakan peralatan rumah tangga tradisional yang sangat krusial dalam pengolahan padi. Alat ini secara khusus digunakan untuk memisahkan beras dari sisa-sisa kotoran yang lebih ringan. Setelah melewati tahap panen dan penumbukan, proses menampi berfungsi sebagai tahap penentu yang dilaksanakan pada bagian akhir dari seluruh rangkaian pengolahan, memastikan hanya butir beras berkualitas yang siap diolah lebih lanjut. Penampi beras sendiri berbentuk wadah datar dan lebar yang terbuat dari anyaman bambu, dengan sekelilingnya diberi rotan sebagai bingkai yang diikat dengan tali.

Teknik menampi beras dilakukan dengan gerakan spesifik yang memerlukan keahlian dan ritme yang teratur. Caranya adalah dengan menggerakkan nyiru secara memutar dan mengayun ke atas dan ke bawah. Gerakan ritmis ini memastikan butir beras yang berat tetap berada di tengah, sementara kotoran dan sekam yang massanya lebih ringan akan terpisah dan terbuang ke tepi. Tugas menampi ini secara tradisi menuntut tingkat ketelatenan, kesabaran, dan keterampilan tangan yang tinggi, sehingga perempuan sering kali menjadi pelaku utama dalam kegiatan ini demi menghasilkan beras yang benar-benar bersih.

Menampi beras memiliki makna budaya dan nilai sosial yang mendalam dalam masyarakat agraris. Kegiatan ini adalah warisan tradisi yang telah dipertahankan secara turun-temurun, berkembang bersamaan dengan sistem pertanian padi. Lebih dari sekadar proses membersihkan hasil panen, menampi beras menjadi simbol etos kerja perempuan dalam menjalankan tugas rumah tangga dan menunjukkan kecekatan dalam menjaga ketahanan pangan keluarga. Selain itu, kegiatan menampi juga mengandung nilai sosial dan gotong royong yang kental, terutama saat kaum perempuan secara bersama-sama melakukannya setelah panen atau menjelang perayaan adat.

Comments

Popular posts from this blog

BATU SIPUT

ALAT TRANSPORTASI AIR

ISTANA RAJA ROKAN