MENGANYAM

Menganyam merupakan pekerjaan menyusun bilah, tali, atau helai dengan cara bersilangan dan timpa-menimpa satu sama lain, sehingga menghasilkan suatu lembaran atau benda tiga dimensi. Kerajinan tradisional ini dikenal karena kesederhanaannya; proses pembuatannya tidak memerlukan peralatan yang rumit dan bahan dasarnya memanfaatkan sumber daya lokal yang melimpah. Bahan-bahan yang sering digunakan sebagai bahan dasar anyaman adalah rotan, bambu, pandan, dan daun kelapa, yang dipakai secara khusus untuk membuat ketupat.

Keterampilan menganyam merupakan warisan budaya leluhur yang secara turun-temurun diturunkan dari ibu kepada anak perempuannya di banyak masyarakat adat Nusantara. Keterampilan ini, yang dulunya dianggap sebagai pekerjaan wanita untuk mengisi waktu senggang, kini telah menjadi identitas sosial dan keterampilan wajib bagi perempuan. Melalui tangan terampil mereka, perempuan secara rutin memproduksi perlengkapan rumah tangga penting, seperti tikar, keranjang, atau nyiru untuk menampi beras.

Proses menganyam memiliki sifat yang fleksibel dan unik, sehingga sangat terintegrasi dengan peran domestik perempuan. Fleksibilitas ini memungkinkan perempuan untuk mengerjakannya di sela-sela urusan rumah tangga. Perempuan seringkali dapat menganyam sambil mengawasi anak, menjadikan aktivitas ini sebagai pekerjaan yang menyatu erat dengan peran mereka sebagai ibu dan pengasuh utama.

Comments

Popular posts from this blog

BATU SIPUT

ALAT TRANSPORTASI AIR

ISTANA RAJA ROKAN