CERET


No. Inv. : 03.111/2016 

Ceret adalah wadah dapur tradisional yang sudah dipakai sejak masa lampau, dengan fungsi utama untuk merebus dan menyajikan air minum. Ceret ini terbuat dari logam kuningan dengan badan bundar dan cembung yang mengecil di bagian leher. Desainnya mencakup cerat panjang yang melengkung dan menyempit di ujung, menjamin pengaturan aliran air yang presisi, halus, dan terkontrol saat penyajian. Melengkapi desainnya, ceret ini dilengkapi pegangan berbentuk lengkung tegak yang dipasang di sisi atas badannya, berfungsi untuk mengangkat dan membawa ceret dengan mudah. Selain itu, tutupnya yang berbentuk setengah bulat dan dipasang pas, memiliki knop kecil di atas sebagai alat bantu buka-tutup.

Ceret ini digunakan untuk memanaskan air yang kemudian air tersebut disajikan dalam keadaan panas, misalnya saat akan menyeduh teh atau kopi. Air di dalam ceret dipanaskan dengan meletakkannya langsung di atas api atau kompor. Dasar kuningan akan menyerap panas dan mendistribusikannya melalui mekanisme konduksi ke seluruh air, yang akhirnya mencapai titik didih, ditandai dengan uap yang keluar dari cerat. Karena kuningan memiliki daya hantar panas yang baik, air di dalam ceret dapat panas dengan cepat dan merata saat dipanaskan di atas api. Sifatnya yang kuat, kokoh, dan tahan lama terhadap panas tinggi dan penggunaan berulang membuat ceret kuningan seringkali diwariskan secara turun-temurun.

Untuk penuangan, pengguna mengangkat ceret melalui pegangan lengkung yang didesain agar tidak terlalu panas. Air panas disalurkan melalui cerat, di mana gravitasi dan tekanan uap dimanfaatkan untuk memastikan aliran air panas lancar. Sementara itu, tutup ceret menahan panas dan mencegah tumpahan saat menuang. Proses penyajian ini sering melibatkan peran sentral perempuan, yang secara tradisional memegang peran penting di dapur dalam pengelolaan kebutuhan minuman bagi keluarga maupun tamu, seperti memastikan ketersediaan air panas secara konsisten. Ceret kuningan ini kemudian menjadi alat utama yang digunakan perempuan untuk menyajikan air panas tersebut ke dalam cangkir atau teko saji, di mana proses penyajian yang dilakukan merupakan refleksi dari keramahan dan rasa hormat kepada tamu.

Lebih dari sekadar alat, ceret kuningan kerap dilibatkan sebagai perlengkapan penting dalam upacara kecil atau jamuan besar keluarga. Dalam konteks ini, perempuan bertindak sebagai pelaksana ritual penyajian, bertugas memastikan setiap tahapan penyeduhan dan penuangan dilakukan dengan keanggunan dan selaras dengan norma adat. Bahkan, ceret ini, dan juga peralatan kuningan lainnya, sering berfungsi sebagai pajangan di ruang makan atau dapur. Dalam peran dekoratif ini, perempuan memiliki tanggung jawab penting untuk menjaga benda-benda rumah tangga ini tetap bersih dan terawat, karena peralatan tersebut secara simbolis mencerminkan status dan kehormatan keluarga.

Comments

Popular posts from this blog

BATU SIPUT

ALAT TRANSPORTASI AIR

ISTANA RAJA ROKAN